Archive for December, 2007

Hakikat KAYA

Ukuran hari-hari mungkin berbeda-beda, meski jumlah hitungan jam dalam sehari kita sama. Apa yang membuat beda? Berharap tulisan ini memberikan inspirasi ke dalam diri pribadi, agar makin sadar akan pentingnya memanfaatkan waktu.

Ga usahlah bicara Om Bill Gates yang penghasilannya perharinya sama dengan gaji seluruh pegawai dan anggota DPR/MPR RI Sebulan. Halah, silakan itung sendiri-lah. Atau [...]

Bikin Malu Saja

A Champions is someone who gets op even they can’t

Di tengah keasyikan surfing internet untuk mendalami ilmu kekebalan, eh ilmu internet marketing. Blogesphere Indonesia hari ini diwarnai dengan maraknya PHK besar-besaran, khususnya bagi para tukang parkir (jasa parkir domain, red). Setelah bulan Agustus lalu terjadi pada publisher Adsense yg berafiliasi ke Google.

Teringat sebuah lirik lagu [...]

Internet Wasting Time

Tiga bulan belakangan ini banyak waktu terbuang dengan ngoprek laptop a.k.a. browsing teu pararuguh dan juga chatting yang benar2 menyita perhatian tak perlu.

Berawal pada kekaguman sebuah blog mas isnaini mulailah saya berpikir, bahwa ada sesuatu yang bermanfaat dengan berinternet-ria. Salahsatunya adalah dengan memanfaatkannya untuk bisnis. Atau lebih dikenal dengan internet marketer. Dua bulan berlalu dengan [...]

Bunda, maafkan anakmu..

Yang paling aku tak tahan adalah melihat bunda menangis karena kesalahanku. Seingatku, dua kali aku membuatnya menangis. Dan keduanya sangat-sangat aku sesali.

Parahnya di hari Ibu kemarin, entah kenapa telepon via internet ke rumah ga nyambung2. Tambah bête, tapi tak apalah, semoga postingan ini menebus kerinduanku pada bunda.

Ibu, selama ini aku tak begitu memperhatikanmu.. betapa keriput [...]

Simpang

pernah suatu ketika aku bersimpang jalan dengan waktu, Ia bertanya “hendak kemanakah aku?”. aku membisu, karena selama ini aku membiarkan kakiku melangkah kemana ia ingin. Entah melawan arus waktu atau mengalir bersama sang waktu.
saat itu aku hanya terpaku, dan untuk kedua kalinya Ia bertanya “hendak kemanakah aku?”. semestinya aku hanya perlu menjawab “tak tahu”, tapi [...]

Separuh Bulan-Stage 2

Apa kabar dunia?? Tetep, asyik..

Alhamdulillah, masih bisa silaturahmi sama temen2 semua melalui blog ini. Berbagi cerita tentang stage-2 episode kuliah di luar negeri, semoga membawa hikmah khususnya buat pribadi umumnya buat temen2 yang selama ini slalu setia di berbagi cerita ini.

Diawali dengan kegundahan di project microsystem (fase-1), yang dengan perobotan dan beragam tetek bengek microgripper. [...]

Hidup Sederhana, Bukan Hidup Miskin

“sayang, aku tak bisa berjanji akan membuatmu hidup penuh dengan kegelimangan harta. Aku hanya menawarkan hidup sederhana, dengan segudang cita dan semangat yang kupunya. Semoga itu dapat membahagiakan kita, setidaknya anak-anak kita bisa belajar dari pilihan-pilihan hidup yang kita ambil”

Sesaat saya terdiam, merenungi kata yang kurangkai sendiri. Kata-kata ini memang belum menemukan pelabuhan yang resmi [...]

Reimbursement

Ada yang sering membuat resah di beberapa hari ke belakang. Entah pengaruh masa lalu pernikahan yang tidak berjalan mulus, sehingga menjadi belenggu diri. Atau karena persoalan kuliah saat ini.

Kuliah di luar negeri bagi sebagian besar orang merupakan hal yang menarik, begitupun bagi saya. Alhamdulillah, kesempatan itu datang lebih awal. Bahkan sebelum wisuda program diploma saya [...]

Utrecht-less than 30 €

“But I am here whenever you need someone to talk to”

Ketika jalinan ujian menghampiri dalam bentuk lain, adakah kita menyadari bahwa nikmat ini adalah juga ujian?. Manusia ini kembali menghadapMu ya Rabbi.. mempersembahkan tangisnya dalam lautan hikmahMu.

Jalinan cerita yang Engkau gariskan hanyalah setetes dari samudera hikmahMu yang Maha Luas. Aku malu untuk mengadu, sepertinya masih [...]

Aku dan Teteh-Sebuah Risalah Cita

“Kami dilahirkan bukan sekedar untuk mati”

Muhammad Rijal ARS, begitu nama saya biasa tertulis. Saya berasal dari keluarga sederhana, dan kerap kami menamakan “keluarga rame”. Saya anak ke-2 dari lima bersaudara. Lelaki tertua di keluarga, cucu laki-laki tertua di dua keluarga besar. Sejak usia 8 tahun, saya tinggal bersama nenek di Tasikmalaya. Entah atas alasan apa, [...]