PSWA SKL-NB
Hari ini saya terdiam, mendengar suara mereka di ujung telepon. Masih berartikah diri ini bagi mereka?? Sedang banyak sekali kekecewaan yang harus mereka telan akibat ulah diri.
PSWA enam tahun lalu, episode penuh ketegangan, tawa, tangis, luapan emosi tt kemarahan, keterasingan, keegoisan, dan terlarutlah saya dan mereka menjadi senyawa dalam ikatan persaudaraan di Ambalan Satya Karya Laksana-Nurani Bhakti.
Ada kisah nyempil, tt rasahati, yg saya sendiri bingung menamakannya apa. Tautan rasahati, pada sosok sebuah pribadi. Tulus dan bersahaja. Hingga enam tahun berlalu rasahati itu tetap ada, setia menanti kepulangan jiwa dari pendakian panjang bernama prahara. Dan setahun lagi, bismillah..

PSWA, Ajang berbagi cerita kakak-kakak dari Angkatan 1 sampai calon angkatan terbaru.. Berbagi cerita tt kehidupan, profesi-pekerjaan, jurusan-kuliahan, organisasi, politik, agama, status pernikahan, jumlah anak dan lain-lain..
PSWA ini juga menjadi ajang lapor angkatan setahun kemarin, atas semua yang teraih dan menjadi arti.
Angkatan XXVIII adalah “senyawa”. Pupuhu begitu biasanya mereka memanggil saya (panggilan untuk ketua angkatan). Ketua yang aneh..
Tahun ketiga sy lebih sering dipanggil giat-op ketimbang pupuhu mungkin karena pada masa bakti
Dewan Ambalan XXVIII saya diamanahi KaBid Kegiatan dan Operasional, bantuin Pemangku Adat buat kegiatan adat dan Pradana buat bikin kegiatan bermutu. Huahaha.. Jadi inget angkatan XXIX, korban, adik-asuh, dll.. terima kasih dah mau bertahan..
Saya sedang rindu mereka (SKL-NB XXVIII), ijinkanlah sejenak saya berbagi kerinduan ini. Jarak ini jadi pemisah temuraga, tapi sbuah keyakinan membuat hati tenang karenanya, bahwa kami masih jadi senyawa. Pribadi-pribadi terpilih untuk mengabdikan karya dan nurani bagi kemaslahatan umat. Bantara, abdi masyarakat. Sebuah cita-cita luarbiasa besar.
Tertanam Sandi Ambalan itu dalam hati, dan terngiang selalu dalam telinga, semoga ini benar dan tak sekedar kata-kata.
Senyumlah dalam duka, tertawalah (edit: tenanglah) dalam suka..
Bekerja tanpa meminta nama, Tuhan beserta kita..











Sorry jal diralat…sebagai PA saya harus meluruskan petikan sandi ambalannya, bukan tertawa dalam suka tapi…..
Senyumlah dalam duka
Tenanglah dalam suka
Hemat dalam berbicara, tenaga dan benda….
Tertawa itu mematikan hati….klo lagi seneng ketawa2 ntar euforia lg…..
SKLNB | Satya Karya Laksana Nurani Bhakti
SKL-NB 28
setiap detiknya masih terasa sampai saat ini,
setiap kenangannya takkan pernah habis untuk diceritakan,
masihkah persaudaraan kita seperti saat itu?
tentu saja masih sama seperti saat itu,
malah semakin erat..
walau berjauhan,
sebenarnya ki…
Iya, ada yg manggil??
eh.. kirain manggil sy,
ternyata sandi ambalan toh. :p
pa kbr bung rijal?
suka online jam berapa nih?
kpn2 chatting yuk!
Wah….
SKL-NB…..
“Kami putri pandu pertiwi…… Nurani bhakti….
Putra pandu nusantara… Satya Karya Laksana….”
Pengen ngerasa jadi Calon lagi….. (^_^)
[...] seorang pendaki gunung dan anggota pramuka saya turut berduka cita, semoga amal ibadah ybs diterima di sisi Allah SWT. Sekali lagi, ini adalah [...]