Sepekan Menuju Indonesia
Sepekan lagi menuju Indonesia, banyak yang mesti dipersiapkan. Baik mental, fisik, keilmuan juga materi. Bismillah.
Ada beberapa kendala, diploma belum bisa diambil bulan ini. Aye coba menghindari untuk balik lagi ke Belanda hanya untuk mengambil diploma. Agak repot memang. Banyak orang berpendapat, tunda saja kepulangannya sampai akhir agustus.
But, I can’t!! My wedding planned on 10th August, 2008. I don’t want to postpone that and I shouldn’t.
Adakalanya memang kita harus memprioritaskan suatu hal di atas hal lainnya. Tapi bukan berarti hanya itu satu-satunya jalan. Bolehjadi ada jalan lain, meski pengorbanannya tak sedikit. Entah itu energi pikiran, fisik atau mungkin materi.
Ini kajian masalah dan analisa yang aye coba untuk mencari solusi:
1. Membaca situasi
Diploma (Ijazah) => Diploma insya Allah will be issued at the end of August. Diploma akan keluar setelah assignment dari Dept. Engineering diselesaikan. Diploma sebisa mungkin tidak dikirim via pos (meskipun registered mail), selain itu perlu dilegitimasi oleh Dept. Pendidikan-nya Belanda agar diakui secara internasional.
Assignment => Akan diberikan oleh Dept. Engineering, dan saat ini ybs tidak ada di tempat (liburan bow!)
Pernikahan => tanggal 10 Agustus 2008 di Indonesia; tiket pulang dengan keberangkatan 3 Agustus 2008 dari Schipol (AMS) The Netherlands dan tiba tanggal 4 Agustus 2008 siang di Jakarta (CGK) Indonesia. No options to postpone it for me!
Tiket=> Tiket One Way bulan Agustus-September 670-800 EUR, kalo PP 1300-1500 EUR.
2. Mendefinisikan masalah
No Problem, if:
- I can do the assignment on Indonesia
- Somebody take on my diploma for me
Jika tidak, aku harus balik lagi ke Belanda.
So, KEEP FOCUS and THINK POSITIVE. DO THE BEST and PREPARE FOR THE WORST.











berarti mesti menikah di belanda om!
[...] belajar tentang SEO (Search Engine Optimization) dan earning online. Hingga akhirnya, ketika saya kembali ke Indonesia pada Agustus lalu saya benar-benar menjadi full-time [...]
[...] Optimization) dan earning online. Hingga akhirnya, ketika saya kembali ke Indonesia pada Agustus lalu saya benar-benar menjadi full-time [...]